Printer Laser: Fungsi dan Bedanya dengan Inkjet
Apa kantor Anda cukup sering mencetak dokumen dalam jumlah banyak dengan hitungan menit? Jika iya, printer laser adalah senjata andalan. Teknologi ini terkenal sebab menawarkan efisiensi baik dari segi kuantitas dan maupun kualitas file yang dicetak. Saat ini, kehadiran printer jenis ini sudah bukan hal yang asing lagi. Baik perkantoran dan usaha fotocopy sudah banyak memanfaatkannya.
Bahkan, ada sebagian rumah tangga yang menggunakannya. Fenomena lazimnya pemakaian printer laser di sini mulai terjadi sejak tahun 2000an. Fakta ini terhitung lambat jika dibandingkan dengan popularitasnya yang sudah umum di negara asalnya, AS, pada 1980an. Hal tersebut dikarenakan harga mesin dan toner yang masih terlalu tinggi. Selain itu, teknologi yang masih bersifat impor semakin memperlambat adopsinya di masyarakat.
Pada mulanya, hanya perusahaan dan instansi pemerintahan yang menggunakan teknologi ini pada akhir 1980an. Kini, harganya yang kian terjangkau membuat siapa saja bisa memilikinya. Artikel ini akan membahas fakta unik tentang jenis printer ini sebagai panduan untuk menjual atau menyewanya nanti. Dibaca hingga tuntas ya untuk informasi selengkapnya!
Apa yang dimaksud dengan printer laser?
Printer laser adalah salah satu jenis printer yang terkenal karena kecepatan dan kualitas hasil cetakannya. Performa unggul tersebut berkat teknologi sinar laser dan bubur toner di dalamnya. Kelebihan lainnya yakni mutu hasil cetakan termasuk tinggi, dimana teks dan visual tajam dan akurat. Selain itu, printer ini tergolong awet sehingga cocok menjadi aset perusahaan yang memang sering menggunakannya.
Rentang harga printer ini cukup luas, mulai dari sekitar Rp500an ribu hingga Rp9 jutaan. Perbedaan harga ini tergantung pada model, fitur, dan garansi pemakaian. Cek yuk contoh varian beserta harganya di bawah ini!
- HP LaserJet P1005 dengan harga sekitar Rp 589.990.
- HP LaserJet Pro CP1025 seharga Rp 1.350.000.
- Brother HL-1201 dengan harga di kisaran Rp 1.940.000.
- HP Laser MFP 139FNW senilai Rp 3.650.000.
- HP LaserJet Pro 3103fdw yang harganya sekitar Rp 6.875.000.
- HP Color LaserJet Pro MFP 3303fdw dengan harga kira-kira Rp 7.739.000.
- Canon Printer Laser Beam LBP244 yang berharga Rp 9.434.889.
Perbedaan printer laser dengan inkjet
Dua varian printer tersebut adalah yang paling popular di kalangan publik. Apapun kebutuhannya, konsumen bisa mengandalkan salah satu dari kedua opsi ini. Dalam menjalankan fungsinya, kedua varian tersebut sama-sama membutuhkan bahan habis pakai. Dalam hal ini, model laser memerlukan toner sedangkan yang satunya membutuhkan tinta. Anda bisa mencetak dokumen langsung dari berbagai jenis gadget, seperti PC, laptop, dan smartphone.
Cukup hubungkan printer laser dan inkjet melalui kabel USB, koneksi Wi-Fi, atau LAN, lalu Anda siap mencetak. Meski demikian, dua model ini mempunyai perbedaan yang cukup banyak. Model inkjet identik dengan pemakaian rumahan, usaha fotocopy berskala kecil atau sekolah. Sedangkan varian yang satunya menjadi primadona untuk bisnis yang harus mencetak file dalam volume besar. Di bawah ini Anda bisa membaca perbedaan lainnya:
Cara kerja
Metode kerja alat cetak laser berbeda dengan model inkjet. Model laser memakai serbuk toner dan sinar laser. Mulanya, toner dipanaskan lalu ia akan menempel ke kertas. Sedangkan varian yang satunya pada intinya menyemprotkan tinta cair langsung ke kertas. Adanya nozzle kecil membantu dalam proses penyemprotan tersebut.
Mutu hasil cetakan
Bukan tanpa alasan mengapa printer laser lebih cocok untuk dokumen resmi dan laporan. Alat ini memang menghasilkan mutu cetakan yang sangat baik untuk teks hitam. Tetapi, kualitas serupa kurang valid untuk foto detail, kecuali Anda memakai laser warna dengan mutu premium. Di lain pihak, jenis laser lebih maksimal dalam mencetak foto dan gambar berwarna. Dalam hal ini, warna file akan lebih hidup dengan gradasi yang lebih halus.
Kecepatan dalam mencetak
Teknologi sinar laser mempercepat mesin dalam mencetak dokumen dibandingkan tipe yang satunya. Sebagai contoh, alat ini dapat mencetak lebih dari 20 halaman hanya dalam waktu 1 menit. Karenanya, bagian administrasi, hukum, akuntansi, hingga HRD suatu perusahaan sering memilih model printer ini. Contoh file yang biasanya dicetak adalah laporan, kontrak, faktur, dan surat-surat resmi.
Biaya cetak
Harga awal printer laser relatif mahal dibandingkan model inkjet. Tetapi, jika sering mencetak dalam jumlah banyak, biaya per halaman menjadi lebih murah. Lain halnya dengan model yang kedua. Anda bisa mengeluarkan ongkos yang tidak sedikit jika sering mencetak dokumen. Hal ini disebabkan Anda mesti membeli tinta lebih sering sebab ia cepat habis.
Perawatan
Apabila sering digunakan untuk mencetak banyak file, mesin cetak berbasis laser lebih mudah dirawat. Hal ini disebabkan toner tidak gampang kering. Sedangkan untuk jenis yang satunya, tinta bisa mengering jika Anda jarang memanfaatkannya. Karenanya, jika memilih model inkjet, cetaklah minimal 1-2 kali dalam seminggu. Cara ini efektif mencegah tinta mengering, bahkan menyumbat head.
Nikmati keuntungan maksimal dalam menyewa printer bersama PT. Sakura Jaya Solusi!
Dengan segala kecanggihannya, printer laser diprediksi semakin menjadi pilihan berbagai konsumen. Setiap produsernya terus berinovasi menambahkan fitur canggih untuk mengimbangi dinamika kebutuhan pasar. Jika Anda berminat menyewa printer jenis ini, memilih PT Sakura Jaya Solusi adalah jawabannya! Kami sudah berpengalaman melayani berbagai jenis mesin printer untuk klien, baik untuk kebutuhan bisnis atau administrasi.
Silahkan memilih brand yang memang Anda minati. Anda bisa menentukan durasi kontrak pemakaian. Jika terjadi kerusakan selama penggunaan, tim kami siap meluncur segera sehingga Anda bisa cepat melanjutkan proses mencetak. Jadi, tunggu apalagi? Segera hubungi kami untuk pemesanan. Jika masih ada pertanyaan, tim kami dengan senang hati siap merespons.

















