Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • PT. SAKURA JAYA SOLUSI
blog-img-10

Posted by : Andik Rusdi D

Mesin Scanner: Fungsi, Harga, dan Tips Penyewaan dan Pemakaiannya

Mesin scanner adalah contoh inovasi yang begitu membantu kehidupan sehari-hari masyarakat. Teknologi ini bisa dikatakan hadir berkat pesatnya kemajuan berbagai tipe gadget, khususnya smartphone. Dalam hal ini, Anda bisa berbagi dokumen penting cukup dari genggaman saat itu juga. Cara sederhana ini dapat memudahkan pekerjaan sehari-hari, seperti mengirim daftar kontrak ke calon klien.

Perkembangan mesin scanner sudah melewati rentang masa yang begitu panjang sebelum terlihat praktis dan terjangkau seperti sekarang. Awal kelahirannya dimulai sudah sejak 1950 an saat menjadi bagian dari riset teknologi optik dan komputer. Awalnya, pemakaian alat ini masih sebatas untuk kebutuhan militer dan ilmiah. Barulah mulai 1970 an, inovasi ini mulai merambah aspek komersial.

Tentu saja, harganya masih sangat mahal sehingga baru populer di kalangan pengusaha percetakan dan industri grafis. Seiring berjalannya waktu, teknologi di balik alat ini kian masif digunakan sehingga membuatnya lebih terjangkau bagi publik. Yuk, baca selengkapnya artikel ini untuk tahu lebih lanjut seluk-beluk inovasi ini, harga serta kelebihan skema sewa mesin dari vendor sewa fotocopy terpercaya.

Apa fungsi mesin scanner?

Fungsi utama mesin scanner adalah mengubah dokumen fisik menjadi versi digital. Performa ini begitu transformatif. Betapa tidak? Dengan versi digital, Anda tidak perlu cemas jika ada bencana alam yang bisa menghilangkan dokumen penting, seperti KTP, akta kelahiran, hingga sertifikat tanah. Bayangkan jika dokumen tersebut lenyap atau terbakar. Anda harus menempuh proses kepengurusan yang bisa memakan waktu lama dengan birokrasi berbelit.

Akan tetapi, dengan versi digitalnya, dokumen vital tersebut akan aman tersimpan sampai kapan pun. Anda bisa membagikannya secara praktis, cepat, dan murah. Ini berlaku untuk dokumen baik berupa teks dan foto. Selain fungsi utama di atas, di bawah ini manfaat mesin scanner lainnya yang tidak kalah pentingnya:

Mempermudah pengarsipan

Membuat versi digital dokumen merupakan cara jitu agar seluruh arsip terjaga dan tersimpan dengan baik. Anda tinggal mencarinya di komputer atau smartphone jika sewaktu-waktu membutuhkannya. Ini tentunya lebih menghemat waktu ketimbang harus membolak-balik banyak kertas untuk mencari data yang dibutuhkan. Contoh dokumen penting yang perlu didigitalisasi mencakup KTP, akta kelahiran, kontrak kerjasama, dokumen bisnis, data klien, tabel jual-beli, dan lainnya.

Menghemat ruang penyimpanan

Manfaat mesin scanner meluas hingga menghemat ruang penyimpanan yang Anda miliki. Faedah ini terutama terasa jika kantor Anda memang sempit sehingga tidak cukup menampung begitu banyak kertas. Dengan dokumen digital, Anda bisa menyimpan semua file di dalam satu atau beberapa komputer, bahkan via cloud. Ruang fisik pun bisa Anda pakai untuk kegiatan bisnis lain yang lebih penting, seperti menaruh inventaris kantor.

Menyunting gambar dengan praktis

Mesin scanner juga membantu Anda dalam mengedit foto atau gambar. Ambil contoh, Anda bisa langsung memperbaiki warna, menghapus noda, menaikkan kontras pada visual atau menambah tingkat resolusi agar foto terlebih lebih tajam. Kesemuanya bisa dilakukan dengan cepat dan praktis melalui gadget. Selain itu, Anda dapat mencetak ulang memakai alat yang sama tidak lama setelah menyelesaikan seluruh proses penyuntingan.

Mengirit biaya ekspedisi

Dengan pengiriman secara elektronik, Anda tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk membayar jasa kurir atau ekspedisi. Selain memakan waktu lama, menggunakan layanan ini memerlukan ongkos yang cukup besar, khususnya untuk pengiriman ke luar negeri. Sebagai solusi, Anda bisa mengirim dokumen versi digital melalui email. Cara sederhana ini jauh lebih efisien dan hemat biaya.

Membaca kode khusus untuk transaksi perdagangan

Beberapa mesin scanner mempunyai kegunaan yang cukup spesifik. Contohnya adalah alat barcode atau QR barcode scanner yang lazim digunakan pada banyak toko. Pengelola bisnis memakai alat ini untuk membaca kode pada barang sehingga mempercepat transaksi agar konsumen tidak perlu menunggu lama untuk pembayaran produk. Manfaat lainnya adalah mesin spesifik ini sangat membantu dalam menginventarisasi stok produk di gudang.

Tujuh kategori mesin scanner

Setidaknya terdapat tujuh kategori alat pemindaian yang ada di pasaran saat ini. Pemakaiannya ada yang bersifat umum, dalam artian siapa saja bisa memakainya. Contohnya adalah handheld scanner yang kecil dan mudah dibawa kemana saja. Adapun yang bersifat spesifik adalah medical scanner yang terbatas pemanfaatannya di dunia kedokteran. Penggunanya pun rata-rata adalah dokter, perawat dan tenaga medis lainnya.

Beragamnya tipe mesin scanner tersebut disebabkan oleh cara kerja alat itu sendiri dengan menyesuaikan terhadap kebutuhan penggunanya. Faktor lainnya adalah target objek yang ingin dipindai. Dalam hal ini, memindai dokumen teks tentunya lebih sederhana dibandingkan visual. Yuk, baca selengkapnya masing-masing tipe alat di bawah ini:

Flatbed

Inilah tipe mesin scanner yang paling umum ditemukan sebab mudah dipakai. Bentuknya berupa permukaan datar (kaca) sebagai tempat Anda menaruh dokumen teks atau foto. Fitur lainnya adalah kepala scanner yang akan bergerak di atas kaca untuk mulai memindai objek. Alat ini dapat dipakai untuk memindai arsip dokumen, foto lama, hingga buku. Mutu pemindaian berkualitas tinggi tetapi relatif lambat jika dibandingkan dengan jenis sheet-fed.

Sheet-fed

Tipe kedua mesin scanner ini terkenal berkat kecepatannya dalam memindai dokumen. Sebagai gambaran, Anda bisa memindai banyak lembar kertas dalam waktu cepat. Tidak mengherankan jenis alat ini sering dipakai oleh kalangan usaha untuk memindai kontrak yang bisa beratus halaman jumlahnya dalam satu dokumen. Meski cepat, mesin ini mempunyai kelemahan yakni kurang cocok untuk memindai dokumen tebal, seperti buku.

Handheld

Seperti yang sudah disinggung di atas, model mesin scanner ini sangat mudah dibawa sebab ukurannya yang kecil. Kelebihan lainnya adalah alat ini cukup murah sehingga siapapun bisa memilikinya. Anda bisa memanfaatkannya untuk memindai kode batang, teks kecil, atau dokumen. Adapun tentang kekurangan, alat ini kurang cocok untuk memindai dokumen berukuran besar.

Mesin scanner drum

Sesuai namanya, alat ini mengandung drum berputar sebagai wadah dokumen atau film. Fitur lainnya adalah tabung fotomultiplier yang memproduksi cahaya untuk menangkap gambar. Kategori ini mempunyai keunggulan penting yakni bisa memproduksi resolusi sangat tinggi. Inilah yang membuatnya menjadi pilihan pertama bagi mereka yang bergerak di industri percetakan atau grafis profesional, seperti studio fotografi. Anda akan jarang menemukan mesin ini di kantor atau sekolah sebab harganya yang tergolong mahal.

Film/Slide

Mesin scanner ini tergolong spesifik pemanfaatannya, yakni untuk memindai film negatif dan slide. Dengan kata lain, Anda tidak bisa secara langsung memindai dokumen berbentuk kertas. Penggunaannya lebih sering ditemukan pada laboratorium foto atau kantor arsip fotografi. Lantaran pemanfaatannya yang spesifik ini, Anda bisa mengandalkannya untuk digitalisasi foto lama atau arsip film.

Mesin scanner 3D

Kategori alat ini tergolong canggih sebab memindai objek berbentuk 3 dimensi. Di dalamnya terdapat laser atau cahaya struktural sebagai elemen kunci untuk pemindaian. Anda bisa menemukan pemanfaatan alat ini di industri animasi, medis, arkeologi, dan desain. Harganya tergolong mahal sehingga wajar tidak sepopuler tipe yang lebih sederhana, seperti flatbed dan sheet-fed.

Medical scanner

Kategori mesin ini dirancang khusus untuk dunia kesehatan. Contohnya adalah dalam mendiagnosa penyakit dan menganalisa anatomi tubuh. Alat pemindai ini mempunyai beragam bentuk, seperti CT, MRI, X-Ray, PET, dan Ultrasound. Seperti halnya dengan model 3D, alat ini relatif mahal sehingga tidak mengherankan lebih sering digunakan di fasilitas medis saja.

Estimasi harga mesin scanner 2026

Rentang harga alat pemindaian sangatlah luas, mulai dari Rp800 ribu hingga melampaui Rp10 juta per unit. Perbedaan harga yang begitu besar ini disebabkan oleh banyak sedikitnya fitur di dalam mesin, merk, hingga kecepatan dalam memindai dokumen. Semakin spesifik pemanfaatannya, harga biasanya kian tinggi. Contohnya adalah mesin pemindaian untuk 3D.

Sebaliknya, model mesin scanner yang sederhana umumnya berharga lebih terjangkau. Untuk mencari alat yang tepat, sebaiknya Anda terlebih dahulu memahami kebutuhan sehari-hari. Jangan sampai Anda mengeluarkan biaya tinggi padahal kebutuhan pemindaian Anda tergolong simpel, seperti memindai dokumen teks. Berikut contoh harga di pasaran saat ini:

  • Fujitsu iX1600: Berkisar antara Rp10 juta dan Rp11,8 jutaan.
  •  Epson Workforce ES-60W Portable Scanner: Harga per unit berkisar Rp2,4 jutaan.
  • AVISION Flatbed Scanner FB15: Biaya pembelian sekitar Rp3 jutaan setiap unitnya.
  •  Epson A4 Document Scanner/Flatbed + Sheet-feed: Harga per mesin mulai sekitar Rp16,6 juta.
  • Epson Workforce DS-30000 Large Format Scanner: Harga mulai Rp47,6 juta.

Apa saja masalah umum dalam mesin scanner?

Masalah yang lazim terjadi adalah tidak terdeteksinya mesin oleh komputer dan hasil pemindaian yang buram. Dua masalah tersebut terasa cukup mengganggu bagi Anda, khususnya saat mendesak. Saat Anda membutuhkan pemindaian dokumen penting dalam waktu singkat, alat pemindaian malah tidak bisa berfungsi maksimal. Walhasil, pekerjaan menjadi terhambat, bahkan menimbulkan masalah baru, seperti mencari teknisi eksternal untuk memperbaikinya.

Seperti halnya alat pada umumnya, mesin scanner bisa saja rusak sehingga perawatan reguler sangatlah penting. Selain mengurangi potensi masalah teknis, kelihaian Anda dalam merawat dan mengaturnya akan memperpanjang umur alat ini. Anda pun tidak perlu sering keluar ongkos perbaikan hingga membeli alat yang baru. Berikut rincian masalah umum yang perlu Anda ketahui:

Komputer tidak bisa mendeteksi mesin scanner

Penyebab masalah ini cukup beragam. Contohnya adalah longgarnya kabel USB sehingga komputer tidak bisa mendeteksi alat ini. Penyebab lainnya adalah Anda belum mengunduh driver atau terdapat masalah pada port. Sebagai solusi, Anda bisa mengecek kabel untuk memastikan tidak longgar atau mengunduh kembali driver. Jika perlu, gunakan port lain yang sekiranya tidak bermasalah.

Hasil pemindaian kurang tajam

Sedangkan untuk hasil yang kurang jelas, bisa jadi penyebabnya adalah kaca pada mesin scanner yang sedang kotor. Kemungkinan lainnya yakni resolusi terlalu rendah atau posisi dokumen tidak rata. Berikut solusinya:

  1.   Membersihkan kotoran debu pada kaca scanner.
  2.   Menaikkan tingkat resolusi, seperti minimal 300 DPI untuk dokumen dan 600 DPI untuk foto atau gambar.
  3.   Memastikan posisi dokumen kertas tidak kusut atau terlipat.

Warna pada hasil pemindaian tidak sesuai aslinya

Masalah pada mesin scanner berikutnya adalah mendapati warna hasil pemindaian kurang jelas atau tidak seperti kondisi aslinya. Penyebabnya bisa berupa kesalahan Anda dalam mengatur warna atau memang terdapat kendala pada kalibrasi pemindaian. Untuk mengatasinya, Anda perlu mengatur ulang warna pada fitur setting di dalam alat hingga sesuai dengan warna yang diinginkan.

Membeli vs menyewa mesin scanner

Terdapat dua skema bagi Anda dalam menggunakan alat pemindaian. Anda dapat membeli atau menyewa alat ini tergantung kebutuhan. Pilihan mana yang lebih baik tergantung pada beberapa hal. Jika tergolong sering memakainya, membeli menjadi pilihan lebih tepat. Keputusan ini akan menghemat banyak biaya daripada menyewa. Keunggulan lainnya, Anda bisa memakainya tanpa batasan durasi pemakaian.

Sedangkan pilihan menyewa mesin scanner lebih menguntungkan dengan terlebih dahulu memastikan Anda memilih alat dari vendor fotocopy yang sekaligus menyediakan mesin scanner. Keputusan ini lebih tepat jika Anda tidak terlalu sering memakai mesin ini atau menggunakannya untuk sementara saja. Berikut sedikit tips untuk menentukan pilihan: membeli atau menyewa:

  • Menentukan pola pemakaian Anda. Jika rutin dan jangka panjang maka membeli lebih menguntungkan dibandingkan menyewa dan sebaliknya.
  •  Menghitung total biaya, seperti tarif listrik dan perawatan untuk pembelian mesin scanner.
  • Jika kebutuhan Anda terhitung rumit, menyewa lebih disarankan. Sedangkan untuk pemindaian sederhana, membeli mesin sudah cukup.
  • Mempertimbangan risiko dan biaya servis. Jika terlalu besar, menyewa lebih direkomendasikan.
  • Jika durasi pemakaian di atas enam bulan, membeli lebih baik dan jika kurang dari itu, menyewa menjadi pilihan lebih bijak.

Nikmati skema sewa dan beli mesin scanner menguntungkan dari PT. Sakura Jaya Solusi!

Sedang mencari alat pemindaian yang praktis dan mudah digunakan? Kami, PT Sakura Jaya Solusi, bisa menjadi mitra terbaik bagi bisnis Anda! Kami menyediakan berbagai produk pemindaian berteknologi canggih agar membantu pekerjaan pemindaian Anda menjadi lebih mudah dan efisien. Anda bisa membeli atau menyewa tergantung keperluan sehari-hari. Seluruh produk kami dijamin berkualitas optimal sehingga hasil pemindaian tajam untuk segala model dokumen.

Selain itu, kami menyediakan layanan pemeliharaan ke seluruh mesin scanner kami. Jika terjadi kendala, kami menyediakan tim teknisi handal yang siap meluncur ke lokasi Anda. Sehingga, Anda bisa langsung kembali bekerja tanpa perlu stres memperbaikinya sendiri. Jadi, tunggu apalagi? Hubungi kami untuk langsung memesan produk yang diinginkan atau tanya lebih lanjut!